Showing posts with label History. Show all posts
Assalamuallaikum...
.
Halo Sahabat... buat kalian yang baca Blog ini, ya gua udah lama gak post, bukan karena sibuk atau semacamnya, cuma gua gak mood aja, ya gak tau kenapa si, mungkin gua lagi kurang semangat buat post di blog hihihi...

okey lah kali ini gua bakal nyeritain tentang beberapa bulan belakangan ini yang bikin gua senang, bingung, kesepian, cape dan masih banyak lagi perasaan ini hihihi...

Okey mulai dari gua kuliah, kuliah gua biasa-biasa aja ya, bisa di bilang agak monoton, namun ya lumayan menyenangkan lah, gua punya beberapa teman yang emang selalu suport gua di bidang apapun, ya walaupun gua sendiri ngerasa, mereka terlalu baik tapi balasan gua kaya apaan tau heheh, buat kalian yang lagi baca jangan ditiru yaak... kalo kalian punya temen yang emang baik, baikin dia jauh lebih dari apa yang dia kasih,
Selain teman, dari mata kuliah juga, gua ngerasa monton pisan, berasa gak ada yang bikin semangat, entah gara-gara pacuan gua mulai gua lupain atau semangat gua mulai turun.

Lepas dari cerita kuliah gua, kehidupan gua, gua rasa masih monoton aja, gua menjadi salah satu Relawan di tempat gua belajar pas ambil Paket C, ya ujian kesetaraan SMA, yaitu di Sekolah Master Indonesia, yang mana ini adalah sekolah yang paling gua banggain, kenapa si? karena disini semua Gratis, disini banyak cerita yang mengesankan, banyak siswa dan sisiwi berprestasi, system kekeluargaan yang memang sangat erat, orangnya baik-baik, ni kalo gua ceritain semua tentang master, mungkin bisa jadi satu artikel wkwk, ya selama disini gua merasakan kehangatan dari keluarga, walaupun keluarga gua di bandung, tpi disini gua merasa punya keluarga ke-2.

Yahhh... kebetulan disini tuh gua sebagai admin di bagian Paket C, gua baru ngerasain sulit ternyata yakk, gak seperti yang gua bayangin, untung gua dulu gak neko-neko pas Paket C, soalnya sekarang banyak banget yang nyepelein masalah Sekolah di Master, kenapa mereka selalu melihat itu semua mudah, namun apa yang kita rasakan sebagai pengurus itu beda.

gak bakal ada habisnya dah kalo gua ngebahas tentang Sekolah Master mah...

Mendingan lanjut di keseharian gua, 
Keseharian gua sekarang ini yaitu yaaaa kaya tadi, ngurusin Paket C, bantu-bantu di Master, terus sekarang ini gua lagi mencoba hal baru di bidang dunia internet yaaa,... YouTube, gua lagi nyoba di bidang ini, bersama beberapa temen gua, walaupun selama mencoba ini gua ngerasa banyak banget hambatan, seperti boccah yang susah banget komitnya, ide yang sealalu mentok, pokonya ada aja masalah yang gua hadepin, tapi gua yakin, YT chanel gua yaitu GTube atau Gesrek tube Bisa berkembang dan Maju... aamiin,, do'ain yaakk...

Untuk masalah percintaan, ya gua ngerasa si gak ada masalah, gua gak terlalu suka juga si ngomongin percintaan, tapi intinya gua udah punya seseorang yang menurut gua itu orang yang baik, cantik, dll, ah sudahlan masalah ini mah wkwk.

KAYANYA SI..... Cukup ceritanya, udah malem, pengen tidur dulu hihihi...
.
kesimpulan yang dapat gua ambil dari pengalaman ini yaitu, 
  1. Jangan pernah menyerah pada hal apapun, sekiranya masih bisa di hadapi, hadapi, dan jangan pernah sekali-kali bilang gak bisa kalo belum nyoba.
  2. Jadi orang baik itu emaang sulit, tapi setidaknya kita udah lakuin yang terbaik.
  3. Jangan pernah patah semangat, tentukan Goals mu kembali, inget pacuan yang akan membuatmu semkain tangguh untuk menggapai Tujuan itu.

.
okey sekian cerita gua malam ini, semoga berkesan, dan kalian suka.
,
Wassalam...
bilal 2018

Film Bilal: A New Breed of Hero 2018
Bilal A New Breed of Hero merupakan film animasi asal Saudi Arabia bergenre petualangan yang digarap oleh Ayman Jamal (Mirlo & the Magical Opus, Lost on Infinity) selaku sutradara, produser sekaligus penulis skenario film ini. Dalam kursi sutradara, Ayman dibantu oleh Khurram H. Alavi (All the Wonders of the Universe) sedangkan di kursi produser, Ayman bekerjasama dengan Arif Jilani dan Gene Lim.

Film Bilal diangkat berdasarkan kisah nyata dari seorang anak berumur tujuh tahun yang bercita-cita ingin menjadi seorang ksatria. Hanya saja, Bilal dan saudari perempuannya diculik dari kampung halamannya dan dijual sebagai seorang budak. Dari sinilah ia kemudian terhempas kedalam sebuah dunia yang penuh dengan kekejaman dan ketidakadilan. Meskipun mengalami berbagai kesulitan, Bilal mulai menemukan kekuatan dari dalam dirinya utnuk menemukan jalan hidupnya.

Seorang budak dari Ethiopia yang menjadi "Muadzin Islam" dan menjadi salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW. Seorang pria yang mengilhami banyak orang dengan kekuatannya melawan perbudakan, penindasan, diskriminasi, penyampaian akan keadilan, kesetaraan dan gagasan tentang satu ajaran dibawah naungan Tuhan. Namun dikabarkan muatan Islami dalam film ini dibuat menjadi lebih samar demi merangkul penonton yang lebih luas.

Film animasi ini dibuat dengan budget sekitar $30 juta dollar dan menjadi film animasi termahal dari wilayah tersebut. Dengan digarap oleh 250 animator selama 8 tahun. Didistribusi oleh Gulf Films yang bekerjasama dengan rumah produksi Barajoun Entertainment.

Menghadirkan aktor dan aktris sebagai pengisi suara seperti Adewale Akinnuoye-Agbaje (Suicide Squad, Farming), Ian McShane (John Wick franchise, Hercules), China Anne McClain (Blood Brother, Ten), Thomas Ian Nicholas (American Pie, Zeroville), Michael Gross (Power of the Air, Noelle), Jacob Latimore (The Maze Runner, Collateral Beauty) dan Andre Robinson (The Dark Tower, Ferdinand).

Dinegara asalnya dan beberapa negara Timur Tengah, Film animasi ini telah tayang pada akhir tahun 2016. Dijadwalkan film Bilal akan beredar secara luas mulai awal tahun 2018 dengan tagline-nya "Power Of One". Sebelumnya, Film Bilal telah mengikuti berbagai ajang festival film dan memenangkan penghargaan seperti "The Best Inspiring Movie" di Festival Film Cannes dan penghargaan film inovatif terbaik di BroadCast Pro Middle East Award.


SUMBER : mbahsinopsis.id
ISLAM AKAN HILANG DARI INDONESIA
ISLAM AKAN HILANG DARI INDONESIA


*Oleh: Nazarullah, S.Ag, M.Pd*

Saya Pernah Membaca dari Buku Sejarah yang Menjelaskan Bahwa, Islam Pernah Jaya di Andalusia (Spanyol). Karena Ummat Islam Tidak Menjaganya dengan Baik, Akhirnya Islam di Andalusia Hilang dan Andalusia Jatuh Ke Tangan Orang-Orang Nasrani.

Sejarah Juga Mencatat Bahwa, Islam Pun Pernah Jaya di Turki. Tapi Lagi-Lagi Islam Minggat Dari Turki, karna Bangsa Turki Tidak Pandai Mengurusnya.

Muslim Philipina Pernah 100%, Saat ini Hanya Tinggal 2% Saja.

Penduduk Muslim Singapora dalam Catatan Sejarah Mencapai 93%, Sekarang hanya Tinggal 15%.

Saya Merasa Khawatir, Penduduk Indonesia yang Pernah Mencapai 95%, 10 Atau 15 Tahun Lagi Entah Akan Tinggal Berapa Persen Lagi?

Akankah Islam Malah Akan Hilang Dari Indonesia?

Wahai Ummat Islam Indonesia. Bila NKRI ini yang Berpenduduk Muslim 95% Tidak Sanggup Kita Jaga, Islam Tidak Hanya Akan Hilang Dari Bumi Nusantara Ini, Tapi Malah Sejarah Kelam di Spanyol Bakal Terulang di Indonesia. Bila ini Terjadi, Sungguh sangat Pilu jika Anak-Anak Muslim Indonesia Suatu Saat akan Diberikan 3 (Tiga) Pilihan:
1. Masuk Nasrani
2. Dibunuh, Atau
3. Keluar dari Bumi Indonesia.

Ingat Wahai Saudara-Ku Muslim, "Islam Tidak Akan Pernah Musnah Dari Dunia, Tapi Islam Bisa Hilang Dari Bumi Indonesia". Lihatlah Keadaan Ummat Islam Saat ini, Rata2 Pelosok Daerah Orang-Orang Muslim Diadu Domba. Sesama Muslim Kita Saling Bermusuhan, Tapi dengan Non Muslim Kita Bela Habis-Habisan, dan Malah dengan Senang Hati Memasang Badan.

Di depan Mata Kita Hari ini, Fenomena ini Sedang Terjadi. Muslim satu Dengan Muslim Lainnya Sedang Saling Menyalahkan dan Saling Menyerang. Lihatlah Partai-Partai Yang di Dalamnya Mayoritas Muslim, Partai Muslim Pecah, Partai Muslim Kisruh, Partai Muslim Terbelah Dua. Organisasi Muslim Seperti NU, Adalah Oranganisasi yang Punya Catatan Bahwa Anggotanya Pernah Memerdeka-kan Indonesia. Tapi Saat ini Apa yang Terjadi? Satu-Satu Anggota NU "Diculik" agar Berseberangan Dengan Anggota NU Lainnya. Miris, Anggota NU yang Di "Culik" ini, Terang-Terangan Membela NON MUSLIM dan Menyalahkan Ulama Muslim yang Istiqamah dengan Keislaman-nya. Ada Apa Ini ?????

Jawabannya Adalah, Islam Sedang digerogoti dari Dalam, Islam sedang Dihancurkan Melalui Tangan-Tangan Muslim itu Sendiri. Saya Merasa Khawatir, Suatu Hari Nanti, Muslim Indonesia Mati Bukan Karena Nuklir Yahudi, Muslim Nusantara Bukan Mati Karena Senjata Orang Nasrani. Tapi Muslim Indonesia Akan Musnah Karena Pertikaian dan Perang Saudara.

Wahai Saudara-Ku Seiman :
Kita Sedang diadu Domba.
Remaja Kita Sedang Diracuni Narkoba.
Partai Muslim Sedang dibagi Dua.
Organisasi Muslim dibuat Haru Hara.

*Buka Mata Bukalah Telinga.*
*Buka Mata Hati Wahai Bangsa.*
*Muslim Indonesia Terbesar di Dunia.*
*Hindari Pertengkaran antar Sesama.*
*Jaga NKRI Wahai Pemuda.*
*Jangan pernah dijual untuk Bangsa China.*
*Kita Wariskan NKRI Untuk Cucu Kita.*
*Karena Indonesia Warisan Kakek Kita.*
Keadaan Nabi Muhamadﷺ Saat Turunya Wahyu

Setelah berulang kali mengalami mimpi menjadi nyata, Muhammad ﷺ mulai menyendiri di Gua Hira. Hingga beberapa waktu berlalu tibalah bulan Ramadhan. Beliau ﷺ menemui sesuatu yang mengubah kehidupannya. Beliau berjumpa dengan Jibril.
Flashdisk Yufid.TV

Jibril di Gua

Jibril masuk ke Gua Hira lalu memerintahkan Muhammad ﷺ untuk membaca. Hingga turunlah surat al-Alaq 1-5. Beliau melihat mimpinya menjadi nyata.

Mungkin ada yang bertanya, mengapa Jibril mendekap Nabi Muhammad ﷺ dan membuat beliau kepayahan? Mengapa beliau merasakan ketakutan?

Di antara faidahnya adalah Nabi ﷺ begitu sadar bahwa keanehan yang beliau alami adalah sesuatu yang hakiki. Beliau merasakan sakit yang bisa dirasakan inderanya. Sehingga tak ada rasa ragu atau menerka itu adalah khayalan atau menduga-duga. Kemudian hal ini juga menjadi pelajaran kepada beliau bahwa tahapan-tahapan wahyu berikutnya akan turun dalam keadaan berat seperti ini. sebagaimana firman Allah ﷻ,

إِنَّا سَنُلْقِي عَلَيْكَ قَوْلًا ثَقِيلًا

“Sesungguhnya Kami akan menurunkan kapadamu perkataan yang berat.” (QS:Al-Muzzammil | Ayat: 5).

Kata berat dalam ayat ini bukan hanya mengandung pengertian secara maknawi. Atau hanya berarti makna yang mendalam dan penuh hikmah. Berat tersebut adalah dalam arti sebenarnya. Yang dirasakan oleh panca indera.

Hal ini dipertegas lagi oleh pengalaman sahabat Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anhu. Ia mengatakan, “Sesungguhnya Rasulullah ﷺ sedang mendapat wahyu:

لاَيَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ المُؤْمِنِينَ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللهِ

“Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah…” (QS:An-Nisaa | Ayat: 95).

Kemudian datang Ibnu Ummi Maktum yang menyebutkan ayat itu padaku. Ia berkata, ‘Wahai Rasulullah, seandainya aku bisa berjihad, pasti aku akan berjihad’. Ia adalah seorang laki-laki buta. Kemudian Allah Tabaraka wa Ta’ala menambahkan ayat kepada Rasul-Nya ﷺ. Saat itu paha beliau berada di atas pahaku. Aku merasa begitu keberatan. Sampai-sampai aku khawatir pahaku remuk. Setelah itu dilanjutkan kepada beliau, Allah menurunkan:

غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ

“yang tidak mempunyai uzur” (QS:An-Nisaa | Ayat: 95). (HR. al-Bukhary, Kitab al-Jihad wa as-Siyar, 2677, at-Turmudzi 3033, dan an-Nasa-I 4308).

Hadits ini menjelaskan kepada kita perkataan berat yang dimaksud dalam surat al-Muzammil  mencakup berat dalam arti hakiki. Bukan hanya secara maknawi. Sebagaimana yang dirasakan oleh Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anhu. Demikian juga Aisyah radhiallahu ‘anha meriwayatkan,

إِنْ كَانَ لَيُوحَى إِلَى رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ عَلَى رَاحِلَتِهِ، فَتَضْرِبُ بِجِرَانِهَا

“Apabila Rasulullah ﷺ menerima wahyu saat berada di atas tunggangannya (ontanya), maka bagian perut onta itu akan menempel ke tanah.” (HR. Ahmad 24912).

Artinya onta itu tak sanggup menahan beban Rasulullah ﷺ yang sedang menerima wahyu. Sehingga ia terduduk sampai perutnya menempel ke tanah.

Dahsyat dan beratnya peristiwa menerima wahyu ini berbeda-beda. Wahyu yang satu bisa lebih berat dari wahyu lainnya. Al-Harits bin Hisyam radhiallahu ‘anhu pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ, “Wahai Rasulullah, bagaimana cara wahyu datang kepadamu?” Rasulullah ﷺ menjawab,

أَحْيَانًا يَأْتِينِي مِثْلَ صَلْصَلَةِ الْجَرَسِ، وَهُوَ أَشَدُّهُ عَلَيَّ فَيُفْصَمُ عَنِّي وَقَدْ وَعَيْتُ عَنْهُ مَا قَالَ، وَأَحْيَانًا يَتَمَثَّلُ لِي الْمَلَكُ رَجُلاً فَيُكَلِّمُنِي فَأَعِي مَا يَقُولُ

“Terkadang wahyu itu datang kepadaku seperti suara lonceng. Inilah yang terberat bagiku. Dia memberitakan sesuatu dan aku memahami apa yang ia ucapkan. Dan terkadang malaikat datang dalam wujud seorang laki-laki, lalu dia berbicara padaku dan aku paham apa yang diucapkannya.” (HR. al-Bukhari 3043 dan Muslim 2333).

Jadi, tingkat kesulitan penerimaan wahyu itu berbeda-beda. Dan yang paling berat adalah seperti gemerincing lonceng. Aisyah radhiallahu ‘anha paham betul tentang beratnya wahyu itu. ia menuturkan bagaimana keadaan Nabi ﷺ saat turun wahyu di musim dingin.

وَلَقَدْ رَأَيْتُهُ يَنْزِلُ عَلَيْهِ الْوَحْيُ فِي الْيَوْمِ الشَّدِيدِ الْبَرْدِ فَيَفْصِمُ عَنْهُ وَإِنَّ جَبِينَهُ لَيَتَفَصَّدُ عَرَقًا

“Sungguh aku melihat wahyu turun kepada beliau di hari yang sangat dingin namun beliau tidak merasa kedinginan. Bahkan dari dahi beliau mengeluarkan keringat.” (HR. al-Bukhari 2, at-Turmudzi 3634, an-Nasai- 1006, dan Ahmad 26241).

Di ruang ber-AC dengan suhu 200c saja, kita sudah tidak berkeringat. Sedangkan dinginnya Kota Madinah bisa mencapai 100c bahkan lebih rendah lagi. Dalam kodisi seperti itu, Rasulullah ﷺ berkeringat. Terbayang, betapa berat keadaan yang dialami Nabi ﷺ saat menerima wahyu.

Mengapa Dalam Keadaan Berat?

Membaca hadits-hadits Nabi ﷺ, kita bisa menangkap hikmah mengapa wahyu turun dalam keadaan yang begitu berat. Dan Allah ﷻ lebih mengetahui hikmahnya. Nabi ﷺ mendapat ujian dari segala sisi: keluarga yang wafat meninggalkannya, hartanya, negeri asalnya, sahabat-sahabatnya, sampai rasa sakit yang berliau derita.

إِنِّي أُوعَكُ كَمَا يُوعَكُ رَجُلاَنِ مِنْكُمْ

“Sungguh aku sakit sebagimana rasa sakit dua orang kalian (dua kali lipat).” (HR. al-Bukhari 5324 dan Muslim 2571).

Dan juga sabda beliau ﷺ,

أَشَدُّ النَّاسِ بَلاَءً الأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الأَمْثَلُ فَالأَمْثَلُ

“Orang yang paling besar musibahnya adalah para nabi, kemudian yang (keshalehannya) mirip (dengan mereka), kemudian yang mirip dengan mereka.” (HR. an-Nasa-i 7482 dll.)

Rasulullah ﷺ adalah sebaik-baik manusia, rasul yang paling utama. Beliau mendapatkan cobaan hingga saat menerima wahyu. Dengan rasa berat tersebut Rasulullah ﷺ bersabar. Beliau lebih melihat hikmah wahyu tersebut yang merupakan petunjuk yang bermanfaat bagi umatnya. Sampai-sampai beliau rindu dengan perjumpaan Jibril dan mendengar kalam Ilahi itu. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma, Rasulullah ﷺ bertanya kepada Jibril:

مَا يَمْنَعُكَ أَنْ تَزُورَنَا أَكْثَرَ مِمَّا تَزُورُنَا فَنَزَلَتْ { وَمَا نَتَنَزَّلُ إِلَّا بِأَمْرِ رَبِّكَ لَهُ مَا بَيْنَ أَيْدِينَا وَمَا خَلْفَنَا }

“Mengapa engkau tidak sering lagi mengunjungiku sebagaimana biasanya?” Lalu turunlah ayat: Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali dengan perintah Tuhanmu. kepunyaan-Nyalah segala yang ada di hadapan kita, dan segala yang ada di belakang kita. (Maryam: 64).” (HR. al-Bukhari 4454 dan selainnya).

Penutup

Dengan mengetahui bagaimana keadaan Rasulullah saat menerima wahyu, mudah-mudahan kita semakin mengagungkan Alquran. Dan terbayang setiap kita membaca ayat Alquran bagaimana Rasulullah berjuang keras dan bersabar menahan beratnya menerima wahyu Ilahi untuk disampaikan kepada kita, untuk kita baca dan tadabburi.

berikut link youtube untuk lebih memperjelasnya yang dibawakan oleh ustad khalid basalamah.

https://www.youtube.com/watch?v=QywJ4jmtswk
Tujuh kota berikut ini merupakan 'saksi bisu' dari berbagai kisah dan peristiwa bersejarah dalam perkembangan Islam
Tujuh kota berikut ini merupakan 'saksi bisu' dari berbagai kisah dan peristiwa bersejarah dalam perkembangan Islam



Real Artikel - Sejarah perkembangan peradaban Islam yang panjang meninggalkan banyak kisah yang menarik untuk diketahui. Nah 7 kota berikut ini merupakan 'saksi bisu' dari berbagai kisah dan peristiwa bersejarah dalam perkembangan Islam.

1. Alexandria, Mesir
Alexandria yang dahulunya dikenal dengan nama Iskandariyah terletak 225 kilometer dari Kairo, Mesir. Kota ini dijuluki The Pearl of the Mediterranean. Di kota ini terdapat Masjid Attarine yang semula merupakan gereja, kemudian diubah menjadi masjid ketika Arab berkuasa. Di kota ini terdapat pula masjid bersejarah, Masjid Abu Al Abbas Mursi yang merupakan masjid terbesar di kota itu.

Ada pula Benteng Qaitbay yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Qaitbay tahun 1480, serta perpustakaan Universitas Iskandariyah yang merupakan perpustakaan tertua dan super besar.

2. Yerussalem, Israel
Kota ini merupakan kota penting bagi umat Islam, Yahudi dan Kristen. Bagi umat Muslim, bagian yang paling penting dari kota ini adalah Masjid Al Aqsa dan Masjid Qubbat As Sakhrah atau Dome of the Rock yang terdapat di wilayah Haram Al Syarif. Masjid Al Aqsa menjadi saksi penting dalam peristiwa Isra Miraj.

Sementara itu Masjid Qubbat As Sakhrah dahulunya merupakan Masjid Khalifah Umar yang kemudian dipugar dan diperluas oleh Khalifah Al Malik. Namun sayangnya, masjid ini hancur akibat gempa dan digantikan dengan Masjid Fatimiyah yang dibangun pada awal abad ke-10.

3. Amman, Yordania
Di Kota Amman terdapat peninggalan Nabi Musa AS dan Nabi Syuaib AS. Ada pula makam Abdul Rahman Ibn Awf Al Zuhri yang merupakan peninggalan masa perang Islam, seperti Perang Badar, Uhud, dan Mekah. Makam muazin yang terkenal pada masa Rasulullah SAW, Bilal Ibn Rabah serta Gua Ashabul Kahfi yang disebut dalam Al Quran juga terdapat di kota ini.

4. Fes, Maroko
Kota Fes sering dijuluki sebagai Mecca of West. Kota ini merupakan salah satu kota kerajaan tertua di dunia. Kawasan kota tuanya yang disebut sebagai Fes El Bali ditetapkan sebagai situs warisan dunia UNESCO.

Salah satu yang menarik, di kota ini terdapat University of Al Kairaouine yang didirikan sejak 859 sebelum Masehi, dan Masjid Kairaouine yang bisa menampung hingga 20 ribu jamaah.

5. Qom, Iran
Kota Qom terletak sekitar 35 km dari ibukota Teheran. Kota ini disebut kota suci karena terdapat makam putri kesayangan Nabi Muhammad SAW, Fatimah. Selain itu, Banyak pula ulama dan ilmuwan Islam yang tinggal ataupun dimakamkan di tempat ini. Pemimpin revolusi Iran, Imam Khoeini pun menuntut ilmu di kota ini.

6. Granada, Spanyol
Kota yang terletak di sebelah selatan Madrid ini dahulunya pernah menjadi pusat ilmu keislaman terbesar dan merupakan pusat perkembangan kebudayaan Islam pada masa kekuasaan Bani Ahmar. Pada masa itu dibangun pula sebuah istana indah bernama Al Hambra yang hingga kini masih berdiri kokoh di Granada.

7. Istanbul, Turki
Kota ini dulu bernama Konstantinopel sebelum akhirnya diubah menjadi Istanbul oleh Kerajaan Ottoman di bawah pimpinan Sultan Muhammad II. Nama Istanbul berarti 'kota Islam'. Sejumlah bangunan menjadi saksi kejayaan Islam pada masa Ottoman. Contohnya Hagia Sophia, sebuah bangunan peninggalan zaman Bizantium yang awalnya merupakan gereja, kemudian diubah menjadi masjid, dan kini menjadi museum.

Kemudian di kota ini ada pula Topkapi Palace, istana raja pada abad ke-15 sampai 17 yang ditetapkan sebagai situs warisan budaya dunia UNESCO dan kini berfungsi sebagai museum. Topkapi Palace menyimpan banyak benda peninggalan Rasulullah SAW, seperti pedang, mantel, gigi hingga jejak telapak kaki. (Berbagai Sumber)
Kisah Abu Bakar Berikan Semua hartanya Demi Kemajuan Islam
Kisah Abu Bakar Berikan Semua hartanya Demi Kemajuan Islam
Sahabat Real Artikel, Rasulullah SAW dikenal sebagai nabi yang jujur. Bahkan, dengan kejujurannya Beliau dijuluki Al Amin yang berarti dapat dipercaya.

Namun tak hanya Rasulullah yang mempunyai sifat seperti itu. Salah satu sahabatnya Abu Bakar juga memiliki sifat jujur. Abu Bakar sahabat yang paling dekat dengan Rasulullah dan keluarganya.

Abu Bakar adalah orang yang hanif yaitu orang cenderung pada kebenaran. Abu Bakar tidak pernah minum minuman keras, tidak pernah berjudi, dan berzina. Selain itu, Abu Bakar rajin bekerja. Dia sangat ulet dan tidak pernah menyerah.

Dalam berdagang dia tidak pernah menipu. Dia sangat jujur sehingga kejujuran dan kebaikannya dikenal banyak orang.

Dengan berdagang, Abu Bakar menjadi orang kaya dan terhormat. Banyak orang datang kepadanya meminta bantuan. Abu Bakar tidak pernah menolak orang yang minta pertolongannya.

Dengan lemah lembut, ramah dan murah senyum dia melayani orang-orang lemah. Abu Bakar tidak pernah meminta balasan dari mereka.

Abu Bakar orang yang sangat mendukung dakwah Nabi Muhammad. Semua waktu, tenaga dan pikirannya dicurahkan untuk kemajuan Islam.

Bahkan, sahabat Abu Bakar Berikan Semua Hartanya Demi Kemajuan Islam. Kala itu Rasulullah bertanya kepada sahabatnya tersebut, “Hai, Abu Bakar, kau infakkan seluruh hartamu. Lalu apa yang kau tinggalkan untuk anak istrimu?.
Dengan tegas dia menjawab, “Aku pasrahkan anak istriku kepada Allah dan Rasul Nya,”.
Abu Bakar tak pernah takut menderita dengan memberikan semua hartanya di jalan Allah. Menurutnya, semua penderitaan dan kesedihan tak akan terasa bila dia tetap bersama Rasulullah.

Beliau lebih mencintai Allah dan Rasulullah dari pada keluarganya. Lantaran kejujurannya Abu Bakar mendapat julukan sebagai As-Shiddiq (orang yang membenarkan). Tidak itu saja, jaminan masuk surga secara langsung, pun telah beliau genggam dari Rasulullah.
Allah berfirman dalam surat Al Layl ayat 17-21, “Dan kelak akan dijauhkan dari neraka itu orang yang paling bertakwa, yang memberikan hartanya untuk menyucikan diri, tidaklah bagi seorang pun selainnya yang tidak mengharap nikmat sebagai balasan, kecuali menghendaki wajah Tuhannya yang Maha Luhur, dan niscaya (Tuhannya) akan meridhoi,”. (QS Al Layl: 17-21).


Wirausaha Sosial : Jemie Oliver Fifteen Restaurent
Wirausaha Sosial : Jemie Oliver Fifteen Restaurent


Berani jadi wirausaha sosial Jamie Oliver pemberdayaan Pemuda Marginal melalui bisnis kuliner fifteen restaurant
Lahir dari keluarga broken home dengan label gangster yang terkait dengan berbagai tindakan kriminal memberikan kesulitan hidup tersendiri bagi Aaron fresh Ayah Aaron masuk ke daftar kriminal di kantor polisi London barat akibat kebiasaannya mabuk-mabukan serta keterlibatannya dalam kegiatan kriminal dan ilegal saudara sepupu Aaron pun harus menghabiskan hidupnya di penjara karena terlibat dalam perampokan mantan pemain klub sepakbola Chelsea Juan Sebastian Veron. Aron mengalami disleksia harus berhenti sekolah Pada usia 15 tahun dan mulai bekerja serabutan setelah perceraian kedua orang tuanya. semua kondisi tersebut membuat Aaron sering terpinggirkan dari lingkungannya.
Ya Aaron adalah pemuda marjinal yang tidak memiliki banyak pilihan. Akhirnya, berbagai pekerjaan bergaji rendah pun harus dilakukan dari menjadi buruh pabrik, tukang kebun di pemakaman, hingga menjadi pegawai di kapal pesiar pemilik jaringan ritel Harrods, mohammed al fayed. Pada saat itu, Aaron tidak pernah bermimpi sedikitpun ia akan bisa memiliki mobil pribadi apalagi rumah sendiri. Akan tetapi, sebuah proyek kewirausahaan sosial melalui program magang di fifteen restaurant telah berhasil mengubah Jalan hidupnya Aaron kini menjadi pengusaha restoran sukses, penulis buku, sekaligus koki terkenal yang memiliki program memasak sendiri di stasiun TV ternama.
Tokoh dibalik transformasi kehidupan Aaron Kris tersebut adalah James Trevor Oliver atau lebih dikenal dengan nama Jamie Oliver. Jenny adalah seorang wirausaha sosial sekaligus selebritis chef, YouTubers dan pengusaha restoran terkenal, yang dilahirkan di desa clavering wilayah barat laut essex, inggris, pada tanggal 27 mei 1975. Kiprahnya sebagai chef atau koki tidak terlepas dari latar belakang keluarganya yang merupakan pemilik restoran the cricketer. Di restoran itulah Jeni biasa belajar memasak. Hal tersebut mendorongnya untuk melanjutkan pendidikan di bidang kuliner di westminster catering college yang saat ini telah berubah nama menjadi westrminster kingsway college.
Walau dilahirkan di dalam keluarga yang sejahtera dan sangat mendukung, perjalanan hidup Jamie tidak mudah. Sebagai penderita disleksia,  Mat masa kecil dan remaja Jenny dibayangi oleh cemoohan teman-temannya di sekolah. Namun kegigihannya membuat cemoohan tersebut tidak berhasil menjatuhkan semangatnya titik itu justru menjadi bahan bakar bagi dirinya untuk terus belajar, berfokus pada apa yang ia sukai dan kerjakan, serta konsisten berjuang untuk mewujudkan impiannya.
Kondisi ini tampaknya merupakan faktor yang menumbuhkan empati Nya kepada anak-anak muda yang kurang beruntung koma khususnya yang menderita disleksia seperti Aaron. Rasa empati itu membuat Jamie ingin berwirausaha sosial, yaitu memberdayakan para pemuda marjinal yang terakhir dan tumbuh dalam kondisi kurang beruntung, Melalui usaha kuliner. Misi untuk berusaha sosial melalui bidang kuliner sebenarnya telah muncul sejak tahun 1990. Akan tetapi hal tersebut baru dapat diwujudkan nya satu dekade kemudian.
Wirausaha Sosial : Jemie Oliver Fifteen Restaurent
Wirausaha Sosial : Jemie Oliver Fifteen Restaurent

Selain sukses di bisnis kuliner demi juga dikenal sebagai koki selebriti atau Celebrity chef pada tahun 2002 Jemi mewujudkan ide wirausaha sosial sebagai wujud balas jasanya kepada masyarakat. Ia mendirikan sebuah restoran bernama shifting di wilayah westland place, London. Restoran tersebut dibangun dengan lebih menekankan pada keuntungan sosial dibandingkan dengan keuntungan finansial. Semua keuntungan dari restoran akan dikembalikan ke fifty and restaurant dan digunakan untuk mendanai program magang yang dilaksanakan oleh restoran tersebut.  pemenang program magang fifty and restaurant akan dibantu untuk mendirikan restoran mereka sendiri melalui dana pinjaman yang diperoleh dari fighting Foundation. Program magang di fifteen restaurant tersebut didokumentasikan ke dalam sebuah reality show yang ditayangkan melalui channel 4, Inggris.
Komitmen sosial fifteen restaurant tidak hanya terlihat pada alokasi profit yang diperolehnya, tetapi juga pada proses produksi yang selalu berusaha menghidupkan perekonomian lokal. Menu di fifteen restaurant terkadang berubah 2 kali dalam sehari bergantung pada ketersediaan bahan mentah di pasar lokal, tidak jarang fifteen restaurant menyediakan menu baru pada sore hari yang dibuat dari sayur atau buah-buahan yang baru dipetik dari perkebunan lokal di pagi hari.
Memastikan makanan yang disajikannya dapat memuaskan lidah para pelanggan restoran sekaligus melaksanakan program magang bagi para pemuda kurang beruntung, tentu tidak mudah. Namun komitmen  memperdayakan para pemuda yang kurang beruntung serta kemauan pemilik dan para trainer di fifteen restaurent untuk memberikan pendampingan yang berkelanjutan, mampu membawa program magang sistem restaurant meraih keberhasilan. Para pemuda yang diberdayakan akhirnya memiliki Kondisi kehidupan yang jauh lebih baik. Selain itu, sebagai acara televisi program magang fifteen restaurant meraih rating yang sangat bagus. Acara tersebut juga disiarkan ke berbagai penjuru dunia dan ditonton oleh lebih dari 5000000 orang. Fifteen restaurant menjadi sangat terkenal dan restoran yang paling banyak dibicarakan di kota London.
 Pada tahun 2004, Jamie membuka restoran sejenis di Kota Amsterdam. Dua tahun kemudian, Ia pun membuka cabang fifteen Restaurant di kota cornwell dan Melbourne. sistem magang dan penggalangan dana yang sama digunakan oleh Jamie Oliver untuk menolong para pemuda yang kurang beruntung agar dapat hidup secara mandiri melalui bisnis kuliner.
 Program magang di fifteen restaurant diawali dengan proses seleksi. Pemuda kurang beruntung yang akan diberdayakan haruslah berusia 18 hingga 25 tahun dan bersedia mengikuti program magang selama 16 bulan. Para pemuda yang terpilih biasanya benar-benar tidak memiliki pekerjaan, sehingga sulit membiayai kehidupan sehari-hari, mereka juga memiliki berbagai masalah pribadi lainnya seperti kecanduan narkoba, masalah mental, korban kekerasan domestik, dan berbagai masalah sosial. Oleh karena itu Jemi merasa perannya dalam program magang tersebut tidak hanya sebagai pendidik tetapi juga sebagai orang tua.
 Dalam program magang tersebut para pemuda diajari ilmu memasak melalui metode on the job training dan college based work. Mereka juga dibina melalui program pengembangan kepribadian untuk meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu Jeni juga menyelenggarakan sesi psikoterapi dan anger manajemen (mengelola rasa marah). Dengan berbagai masalah sosial yang dimiliki, para peserta magang biasanya sekitar sepertiga dari mereka mengundurkan diri dari program tersebut. para pemuda yang mengikuti program magang hingga selesai Akhirnya benar-benar bisa terlepas dari masalah sosial yang mereka alami dan berhasil berkarir sebagai koki handal di berbagai restoran ternama.
 Perubahan sosial yang dilakukan oleh Jamie Oliver tidak berhenti pada pendirian fifteen restoran Semata. Pada tahun 2005 Jemie mulai melakukan kampanye formal untuk memperbaiki kualitas makanan yang dikonsumsi oleh para siswa di sekolah sekolah di Inggris. kampanye untuk mengonsumsi makanan sehat tersebut diabadikan Jemie melalui acara televisi bertajuk jemie's school diners. Acara ini menunjukkan kepada publik bahwa anak-anak dapat mengonsumsi makanan sehat dan ekonomis namun tetap dengan rasa yang mereka sukai.
Pada tahun 2008 Jimmy meluncurkan kampanye Ministry of food sekaligus membuka Ministry of Food Center, tempat anak-anak berusia 12 tahun keatas belajar memasak dalam lingkungan yang nyaman, menyenangkan, dan suportif. Tempat tersebut juga menawarkan kelas memasak yang mengajarkan cara memasak makanan sehat yang mudah, dan murah. untuk mewujudkan perubahan sosial tersebut jamie bekerjasama dengan perusahaan ritel the good guys untuk melakukan kegiatan di Ministry of food Centres serta melalui mobil-mobil Ministry of food ke berbagai kota di Inggris.
 Kampanye mengenai makanan sehat dan bergizi yang dilakukan berhasil menjadikan isu tersebut sebagai salah satu fokus Perhatian para politisi Inggris di tingkat nasional. Kampanye tersebut akhirnya membawa perubahan radikal pada sistem penyediaan makanan di sekolah-sekolah di Inggris, bahkan meluas ke negara-negara lain seperti Amerika Serikat dan Australia.
 Atas berbagai jasanya, tidak heran jika Jamie Oliver berhasil meraih berbagai penghargaan seperti :
1) member of the most excellent Order of the British Empire (MBA) atas prestasi dan usahanya untuk memajukan para pemuda yang kurang beruntung.
2) honorary fellowship dari Royal college of general practitioners.
3) Healty Cup Award dari Harvard School of public healt dan atas usahanya untuk melakukan revolusi kuliner atau food Revolution untuk memerangi obesitas pada anak-anak di Inggris dan Amerika.

 Bagi Jenny kuliner bukan sekedar proses mengolah dan menyajikan makanan melainkan juga merupakan proses meningkatkan taraf kehidupan melalui biji yang baik seperti yang ia sering ucapkan "Nurish, to me, nourishing food, nourishing you family, and nurishing your life".
Wirausaha Sosial : Jemie Oliver Fifteen Restaurent
Wirausaha Sosial : Jemie Oliver Fifteen Restaurent


Diambil langsung dari Buku :
BELAJAR MENJADI WIRAUSAHA SOSIAL
Wirausaha Sosial : Bill Drayton Fifteen Restaurent
Add captionWirausaha Sosial : Bill Drayton Fifteen Restaurent


Saat melihat tubuhnya yang kurus, kita akan membayangkan Iya mudah tumbang diterpa oleh angin kencang, namun sifatnya ternyata sangat bertentangan dengan penampilan fisiknya, teman-temannya senantiasa menggambarkan pria tersebut sebagai pria dengan kegigihan seperti Steve Job dan kecerdasan seorang peraih Nobel. kecerdasannya terbukti dari keberhasilannya meraih gelar akademik dari 2 Universitas terkemuka di dunia. ketiga gelar tersebut adalah gelar sarjana Universitas Harvard pada tahun 1965, gelar master dari Universitas Harvard pada tahun 1967, dan gelar doktor Universitas yale pada tahun 1970. Dialah Bill drayton sosok utama yang mempopulerkan kata social entrepreneurship di seluruh dunia melalui organisasi yang didirikan nya yakni Asoka foundation. Tidak heran jika banyak orang menganggap bill drayton adalah bapa kewirausahaan sosial dunia.
 Berkisah tentang Ashoka, Ashoka merupakan lembaga yang didirikan oleh Bill drayton pada tahun 1981. Ashoka diambil dari nama seorang raja di India yang hidup pada abad ke 3 sebelum masehi. Raja Ashoka merasakan penyelesalan yang amat besar karena telah menimbulkan kekerasan yang mengakibatkan 100000 kematian. untuk menebus rasa bersalahnya Raja Ashoka mendedikasikan kehidupannya untuk kemanusiaan dan menganggap seluruh rakyatnya sebagai anaknya.
 Ashoka foundation sendiri didirikan dengan tujuan memberikan dukungan untuk pengembangan sosial enterpreneurship. Ashoka melakukan tiga pendekatan sistematis untuk melaksanakan tujuanya.
1) memberikan dukungan terhadap sosial enterprener dengan mengidentifikasi dan memberikan dukungan finansial terhadap social entrepreneur potensial agar dapat memaksimalkan dampak sosial dari kegiatannya.
2) mendorong  kewirausahaan secara berkelompok melalui kolaborasi antara sekelompok wirausahawan sehingga terjadi perubahan signifikan dalam suatu bidang.
3) Membangun infrastruktur sektoral dengan cara membangun kerjasama yang dapat membantu menciptakan nilai (value) sosial dan finansial.
Saat ini Ashoka telah membuka kantor di 37 negara dan membantu lebih dari 3000 social entrepreneur yang melakukan perubahan sosial di lebih dari 70 negara.
 Salah satu istilah populer yang diusung oleh Ahsoka adalah "change Maker" yakni individu yang menjadi tokoh perubahan. semangat yang diusung Bill drayton tersebut sebenarnya telah dia buktikan sendiri sejak kecil. Saat duduk di bangku sekolah dasar Bil membuat koran sekolah secara reguler yang menyiarkan berbagai pemikirannya. saat duduk di bangku SMA dia mendirikan organisasi bernama Asia Society. kepedulian bill terhadap wilayah Asia dipengaruhi oleh adanya Kesenjangan antara masyarakat di belahan utara dan selatan bumi. Saat ber kuliah di Harvard yang mendirikan Ashoka table di Universitas yale yang mendirikan layanan legislatif sehingga pada saat ia lulus sepertiga dari mahasiswa di universitas yale yang ikut serta dalam diskusi dengan pemangku kebijakan untuk mengetahui isu-isu apa ya Tengah diselesaikan pemerintah. Mereka juga ikut serta secara tidak langsung dalam menyusun dan rancangan undang-undang.
 Sebagai seorang sarjana multidisiplin bidang ekonomi, hukum dan manajemen dari universitas-universitas terbaik di dunia, Bill drayton memiliki banyak kesempatan untuk bekerja di berbagai institusi yang terkenal di dunia. pada berbagai institusi tersebut Bill drayton banyak melakukan Inovasi dan transformasi yang menunjukkan kualitas dirinya sebagai seorang intrapreneur. salah satunya terlihat pada saatnya bekerja di U.S Eniviromental protection agency.di institusi tersebut Bill drayton melakukan reformasi terkait perlindungan lingkungan di Amerika. Salah satu program perlindungan lingkungan yang digagasnya adalah perdagangan emisi gas buang yang mendorong insentif secara ekonomi bagi perusahaan untuk mengurangi polusi lingkungan.
Bill drayton juga mendirikan gerakan bernama "save epa"  yang beranggotakan para manajer lingkungan profesional. gerakan ini membantu kongres, pers,  pemerintah, dan masyarakat. mencegah dikeluarkannya berbagai kebijakan yang bersifat merusak lingkungan. Selain itu Bill drayton juga mendirikan environmental safety, sebuah organisasi yang mengembangkan dan memberikan informasi mengenai cara menerapkan berbagai peraturan terkait lingkungan. kini Bill drayton masih aktif Sebagai dewan Pembina agen Amerika working dan Youth venture. keduanya adalah organisasi inovatif strategis untuk publik.
Wirausaha Sosial : Bill Drayton Fifteen Restaurent
Wirausaha Sosial : Bill Drayton Fifteen Restaurent

 Bill drayton sendiri diLahirkan di kota New York, Amerika Serikat, pada tahun 1943. dia terlahir dari seorang ibu yang merupakan imigran keturunan Australia, dan seorang ayah yang bekerja sebagai penjelajah (Explorer). keluarganya merupakan keluarga yang sangat menentang berbagai macam ketidakadilan seperti perbudakan. mereka juga mendorong kepemimpinan wanita. Apa yang diajarkan oleh keluarganya menjadi Bill drayton sosok pribadi yang senang membantu orang lain dan menjunjung tinggi nilai nilai baik tentang kehidupan.
 Semua yang diperoleh dalam hidup seperti keluarga dan pendidikan rupanya berpengaruh positif terhadap positif terhadap bill drayton. Ia mengatakan hidup saya sangat diberkahi memiliki keluarga yang luar biasa, tumbuh besar di kota newyork, terpapar berbagai gerakan untuk mendorong terpenuhinya hak hak sipil, dan banyak hal baik lainnya. Itulah sebabnya saya selalu ingin membuat perubahan di dunia dan membantu orang lain untuk mengadakan berbagai perubahan positif pada lingkungannya. Hal yang paling saya cintai tentang Ahsoka adalah Ahsoka telah memperlihatkan pada saya bahwa berbagai perubahan baru di dunia ini telah banyak dilakukan dengan solusi pola dan paradigma baru yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Ia juga meyakini bahwa kebiasaan suka memberi adalah salah satu kunci umur panjang hidup sehat dan hidup bahagia. To Be changemaker is very satisfying because you become a giver. And we all know that being a Giver means a longer life, a healthier life, and happier life", ujarnya dengan yakin.
 Melihat karyanya, sungguh tidak mengherankan Jika ia menerima banyak penghargaan dan pengakuan atas prestasinya. Ia terpilih sebagai salah macarthur fellows atas pendirian Ashoka. lembaga seperti the American Society of public administration dan National Academy of public administration bersama-sama memberikan penghargaan nasional pelayanan publik pada tahun 2008. Bill terpilih oleh majalah Utne Reader sebagai salah seorang dari 50 visioner yang mengubah dunia, selain itu Bill drayton juga menerima presikel-silverman fellow dari yale Law school.
 Pada tanggal 25 Mei 2009, dia dianugerahi gelar kehormatan doctor of humane leatters, oleh Yale University pada tahun 2011, Bill memenangkan penghargaan bergengsi dari negara Spanyol yakni Prince of asturias Awards. penghargaan lain yang diperoleh Bill drayton adalah penghargaan kepemimpinan dari John W. gardner yang diberikan untuk menghormati individu di Amerika yang memberikan contoh luar biasa dalam bidang kepemimpinan.

Diambil langsung dari Buku :
BELAJAR MENJADI WIRAUSAHA SOSIAL

Gerobak Untuk Ayah
Gerobak Untuk Ayah

Ayahku seorang pemulung. Dia sering memulung di sekitar kompleks perumahan yang berada tak jauh dari pemukiman ruli kami. Ayah seorang yang pekerja keras. Dia tidak malu dengan pekerjaannya. Dia berkata kalau apapun jenis pekerjaan itu jika itu halal, maka rezeki akan ditambahkan kepada kita. Aku sendiri sering bingung, kenapa Ayah bisa berbicara seperti itu dikeadaan keluarga kami yang serba kekurangan ini. Padahal para tetanggaku yang juga seorang pemulung, selalu mengeluh dengan keadaan mereka sekarang ini.
“Arya, kamu sudah siap, nak?” tanya Ayah dengan suaranya yang sangat lembut dan selalu membuatku tersenyum.
“Sudah, Yah.” Ucapku sambil membersihkan baju putih-biruku yang agak kotor dan usang.
Aku segera berjalan ke pintu depan menghampiri Ayah. Aku tersenyum ke arahnya yang dibalas dengan senyumnya juga. Ayah mengelus rambutku lembut lalu mencium keningku. Kehangatan yang selalu kudapatkan dari seorang Ayah sejati.
“Sudah hampir jam 7, kamu harus berangkat ke sekolah sebelum telat.” Ujar Ayah. Aku mengangguk lalu menyalam tangannya. Lalu Ayah menyandang karung goninya di pundak dan mengambil alat pengait untuk membantu kegiatan memulungnya. Terkadang aku kasihan melihat Ayah yang seperti ini. Ayah masih memulung dengan karung goni. Hasilnya pun seadanya. Dulu, Ayah punya gerobak. Tapi gerobak itu sudah rusak karena ditabrak truk.
“Ayah, aku gak usah sekolah ya, aku bantu Ayah mulung aja. Hasilnya ‘kan lumayan buat makan besok.” Aku mengambil karung goni dan alat pengait.
“Jangan, Arya. Kamu sekolah aja. Kamu harus jadi anak yang berpendidikan, jangan seperti Ayah.” Ayah melepaskan karung goni dan alat pengait itu, lalu meletakkannya kembali ke tempat semula.
“Arya, kamu harus janji sama Ayah, kamu harus jadi orang hebat. Kamu harus bisa banggain Ayah. Kamu harus jadi orang yang berguna. Jangan seperti Ayah. Beli gerobak saja, Ayah tidak mampu. Bahkan, untuk makan saja terkadang ada terkadang tidak.” Ayah menatapku lekat-lekat. Membuatku semakin ingin menjadi orang sukses dan belajar lebih giat lagi. Aku juga harus membuat Ibu yang ada di surga senang melihatku.
“Kalau gitu, aku berangkat sekolah dulu ya, Yah.” Aku kembali menyalam punggung tangan Ayah yang sudah tak mulus lagi. Aku menatap wajahnya yang sudah agak keriput dan ubanan.
“Aku sayang Ayah.” Aku memeluk Ayah erat-erat. Bau sampah dari baju kumuh Ayah dapat kucium. Tapi bagiku itu bukanlah bau sampah, melainkan bau hasil kerja keras yang halal.
“Ayo cepetan kamu pergi sekolah. Nanti telat lho.” Kata Ayah setelah melepas pelukan kami. Aku mengangguk.
Sekolahku bukannlah sekolah yang bagus. Bukan sekolah bagi orang-orang berada. Ya, hanya sekolah biasa. Tapi derajatku sebagai “anak seorang pemulung” sering diolok-olok oleh beberapa teman-temanku. Tapi aku tidak marah pada mereka. Mereka mengatakan hal yang benar. Dan aku bangga punya seorang Ayah pemulung namun pekerja keras dan mendapatkan uang yang halal.
“Arya!” seseorang memanggilku dari arah kantin. Bu Halimah, salah satu pedagang di kantin sekolah terlihat sedang melambai-lambai ke arahku. Aku segera menghampiri wanita paruh baya itu.
“Ada apa, Bu?” tanyaku pada Bu Halimah. Bu Halimah tampak sedang sibuk dengan kerupuk yang dia masukkan ke dalam plastik.
“Kamu bisa bantu Ibu lagi gak? Ibu lagi sibuk banget ini. Tolong bantu ibu masukin kerupuk-kerupuk ini ke dalam plastik ya, nanti upahnya Ibu kasih, sama upah-upah yang kemarin.” Ujar Bu Halimah. Aku senang sekali mendengarnya. Dengan cepat aku mengangguk dan membantu Bu Halimah.
Aku memang sering membantu Bu Halimah di kantin. Entah itu membantu mencuci piring, memasukkan kerupuk-kerupuk ke plastik, membantu melayani pembeli, apapun itu aku lakukan. Kegiatan ini sudah kutekuni lebih dari 5 bulan belakangan. Cukup lama memang, tapi upahnya belum aku ambil. Nantinya upah itu akan aku belikan gerobak untuk Ayah. Supaya Ayah bisa memulung lebih banyak barang dan tidak capek karena harus memikul karung.
Setelah 10 menit kemudian,
Kriiiing…
Bel tanda masuk berbunyi bersamaan dengan selesainya kerupuk yang kumasukkan ke dalam plastik.
“Bu, sudah bel masuk. Kerupuknya juga sudah dimasukkan semua. Saya ke kelas ya.” Pamitku.
“Tunggu sebentar nak Arya.” Bu Halimah menahan langkahku. Lalu beliau kembali dengan 5 lembar uang 50.000an.
“Ini buat kamu. Semoga berguna ya. Kamu mau pakai uangnya untuk beli gerobak Ayah kamu kan?” Bu Halimah memberi uang tersebut kepadaku. Aku memegangnya. Tanganku rasanya gemetar ketika memegang uang tersebut. Tidak pernah aku memegang uang sebanyak itu. Ini baru yang pertama kalinya.
Pulang sekolah aku langsung pergi ke tempat Pak Man, seorang tukang kayu. Aku harap Pak Man bisa membuat gerobak. Setelah berbincang-bincang pada Pak Man, akhirnya Pak Man setuju akan membuatkan gerobak dan diupahi sebesar 250.000,-
5 hari sudah berlalu. Pak Man janji gerobaknya akan selesai dalam waktu 5 hari. Sepulang sekolah, aku langsung ke tempat Pak Man. Dan aku melihat sebuah gerobak yang terpampang di teras rumah Pak Man.
“Ini gerobak untuk Ayah kamu, Arya.” Pak Man merangkul pundakku. Aku berdecak kagum melihat hasil akhir gerobaknya. Jauh lebih bagus daripada perkiraanku.
“Terimakasih, Pak Man.” Aku memeluk Pak Man erat. Pak Man membalas pelukanku.
“Ayah” panggilku dari depan rumah. Aku membawa gerobak tersebut di belakangku. Setelah beberapa detik, aku mendengar Ayah menyahut dari dalam rumahku yang kumuh dan beliau tampak terkejut melihat aku yang membawa gerobak.
“Ayah, ini gerobak untuk Ayah. Semoga berguna dan dapat membantu Ayah kalau mulung nanti.” Ucapku. Ayah terdiam di tempat. Dia tampak tak percaya dengan apa yang dia lihat. Sudah lebih dari 2 tahun Ayah ingin sekali membeli gerobak. Tapi selalu saja dihalangi oleh krisis ekonomi. Dan sekarang, aku berhasil mengambulkan permintaan Ayah.
Mata Ayah nampak berkaca-kaca. Aku takut. Aku takut kalau Ayah tidak suka dengan gerobak ini.
“Ayah kenapa nangis? Ayah gak suka ya dengan gerobaknya? Maaf ya, Ayah.” Aku langsung memeluk Ayah. Tangis Ayah pecah. Aku semakin takut.
“Terimakasih, nak. Kamu memang anak yang baik.” Ayah mengelus rambutku. Aku lega karena Ayah suka dengan gerobak baru itu. Aku tahu tangis Ayah adalah tangis bahagia.
TAMAT
Glasses of Earth Death
Glasses of Earth Death
Rumah di depan sekolah itu selalu tampak gelap meskipun di siang hari. Dua pohon di depan rumah itu mengahalangi masuknya sinar matahari. Pemandangan yang menyeramkan, sebuah rumah kosong yang dikelilingi semak belukar dan berlatar hutan lebat. Jarang ada siswa yang berani pulang sendirian, apalagi jika sekolahnya sampai sore.

SMA MANDIRI terletak jauh dari pemukiman warga, lebih tepatnya di bawah kaki bukit yang di sebelahnya ada sungai dengan air terjun yang cukup indah. Sekolah itu berhadapan langsung dengan bukit dan rumah penjaga sekolah yang sekarang telah kosong. Namun semua itu dulu lima tahun belakangan, sekarang gerbang masuk telah dipindah letak dan menghadap ke jalan raya. Bukit sekarang menjadi latar dari sekolah itu dan gerbang lama ditutup.

Lyan dan Sita melihat semua siswa telah rapi berbaris di lapangan upacara, secepatnya mereka berlari ke barisan kelasnya tanpa mempedulikan apapun. Untungnya bendera belum dikibarkan, sehingga mereka tidak dihitung terlambat.
“Lyan! Kamu ingat di mana tas kita terlempar?” Sita bertanya pada Lyan yang yang berada di belakangnya.
“Bentar… aku ingat dulu” Lyan mencari-cari letak tasnya yang dilempar.

Ternyata tasnya tidak berada jauh dari barisan Lyan. Ia tersenyum melihat tas itu berada di tempat yang bersih, di atas rumput taman sekolah.
“Udah ketemu?” Sita bertanya lagi.
“Udah tapi,” Lyan kaget dengan sosok siswa perempuan yang berjalan di lorong sekolah. Lyan memperhatikan melihat gadis itu terus berjalan, hingga ia menghilang dari pandangan Lyan.
“Tapi apa?” Sita heran dengan tingkah laku aneh temannya.
“Tapi di tempat bersih” ucap Lyan.
“Ya bagus dong”

Di kelas Lyan terus-terusan memikirkan gadis yang dilihatnya saat berbaris tadi pagi. Ia tidak memperhatikan apa yang sedang diterangkan oleh gurunya, ia terus melamun.
“Eh Lyan! Kamu ngak catat itu?” Sita yang duduk di sampingnya menegur.
“Catat apa?” Lyan melihat yang sedang dikerjakan Sita.
“Tuh, soal banyak di papan tulis” Sita menunjuk ke arah papan tulis.
Lyan melihat papan tulis namun ia tidak bisa melihat secara jelas apa yang sedang ditulis gurunya. Beberapa kali ia memejamkan mata namun tetap tidak jelas.
“Aku tidak bisa melihat jelas tulisan itu” ucap Lyan pada Sita dan menarik buku Sita untuk disalinnya.
“Jadi kamu udah mulai tua, sebaiknya kamu pakai kacamata” Sita mengejek Lyan.
“Jangan becanda kamu”

Sepulang sekolah Lyan menemui wali kelasnya dan meminta izin tidak masuk sekolah besok, ia akan pergi memeriksakan matanya ke dokter. Lyan pun mendapat izin dari wali kelasnya.

Keesokan harinya saat sampai di sekolah, semua mata tertuju pada Lyan. Gadis cantik yang biasa dikenal teman-temannya sekarang berubah. Sita mendekati Lyan yang baru datang.
“Ya tuhan, kamu beneran pakai kacamata Yan” ucap Sita
“Masih keliatan cantik kan?” Lyan dan Sita berjalan memasuki kelasnya.

Di dalam kelas Lyan melihat seorang siswi berkacamata duduk di bangku miliknya.
Gadis itu bangkit dan mendekati Lyan.
“Kamu Lyan ya, maaf tadi aku duduk di bangku kamu. Ehm… kamu beneran pakai kacamata sekarang?” gadis itu menatap Lyan dengan ekspresi ketakutan.
“Kamu bisa lihat sendiri, kamu ada perlu apa?” Lyan melepas sebentar kacamatanya, ia masih merasa ganjil dengan kacamata itu.
“Hanya memastikan sesuatu” gadis itu pergi setelah mengatakan itu.
Sita mendekati Lyan, dia dari tadi menunggu agar gadis itu pergi.
“Ada apa tu orang?” Tanya Sita.
“Lagi pusing kali” Lyan meletakkan tasnya.
Hari ini Lyan lebih bersemangat belajar, ia sudah bisa melihat jelas ke papan tulis.

Sepulang sekolahnya Lyan mendapat tugas dari gurunya untuk menyusun beberapa buku baru di perpustakaan. Lyan mengerjakan tugas itu seorang diri, karena Sita tidak mau diajak kalau ke perpustakaan. Lyan melihat tumpukan kardus-kardus besar berisi buku yang harus disusunnya. Ia merasa akan memakan waktu lama untuk menghabiskan semua itu.

Sorenya Lyan selesai mengerjakan tugas itu, dan ia bersegera untuk pulang agar tidak kemalaman. Setelah mengemasi tasnya Lyan mengunci perpustakaan, itu pesan dari penjaga perpustakaan. Alangkah kagetnya Lyan saat berbalik ia mendapati seseorang lewat dengan cepat. Seorang gadis berseragam persis seperti yang dilihatnya beberapa hari lalu saat upacara bendera. Gadis itu mengarah mengarah ke belakang sekolah. Takut terjadi sesuatu padanya, Lyan memutuskan untuk pulang walapun rasa penasarannya sangat besar.

Di rumahnya Lyan tidak bisa konsentrasi belajar, ia terus saja memikirkan gadis itu. Lyan berfikir jika ia melihat sekali lagi orang itu, maka ia akan mengejarnya. Lyan mengambil ponselnya dan menelepon Sita. Lyan menceritakan semuanya kebimbangannya pada Sita, dan respon Sita ya ketawa. Sita menganggap itu lelucon dari Lyan yang tidak lucu.
Marah ditertawakan temannya, Lyan menutup telepon itu.

Beberapa hari setelah hari itu Lyan tidak pernah lagi melihat gadis yang misterius itu, ia sudah berusaha mencari dan bertanya pada teman-temannya. Ia hanya mendapati beberapa siswa berkacamata menemuinya dan mengatakan hal-hal yang aneh setiap hari.
Namun hari itu, saat Lyan masuk ke perpustakaan, ia melihat gadis berkacamata yang pernah menemuinya dulu berjalan ke belakang sekolah. Lyan merasa penasaran dengan semua itu, ia mengikuti gadis itu pergi.

Melihat gadis itu berhenti di gerbang sekolah lama, Lyan menghentikan langkahnya. Lyan melihat beberapa siswa yang memakai kacamata berkumpul di sana. Mereka sedang membicarakan suatu hal.
“Apa dia berhasil melihatnya?” kata gadis yang diikuti Lyan.
“Tidak, kali ini masih belum” jawab yang lainnya.
“Hanya dia harapan kita” kata gadis itu lagi.
Tidak mengerti apa yang dibicarakan orang-orang itu, Lyan pergi meninggal tempat itu dan kembali ke perpustakaan.

Di perpustakaan Lyan mendapati Sita sedang menyusun buku-buku di rak. Lyan tertawa kecil melihat ekspresi wajah Sita yang cemberut.
“Rajin kamu sekarang” Lyan mengambil buku-buku yang akan disusun di rak.
“Hebat kamu ya, ini tugas kamu sekarang jadi aku yang kerjain” kata Sita kesal.
“Kenapa jadi kamu yang ngerjain semua ini?” Tanya Lyan penasaran.
“Aku ke sini mau jemput kamu, ternyata kamu nggak ada di sini. Lalu penjaga itu datang dan memintaku membantunya di sini” jawab Sita.
“Ini balasan, selama ini kamu ngak mau diajak bantu-bantu. Kan sekarang kamu sendiri yang nyerahin diri” kata Lyan.
Karena kesalnya Sita sampai-sampai menjatuhkan buku-buku yang berada di rak.
“Sita, ada apa?” Lyan kaget mendengar suara buku-buku berjatuhan.
“Aku nggak sengaja” kata Sita.

Lyan melihat buku-buku itu, semua itu buku lama. Ia mengambil buku-buku itu dan tidak sengaja Lyan menemukan foto gadis yang selama ini dicarinya di halaman akhir sebuah buku. Lyan mengambil foto itu, dan mengamatinya. Di foto, gadis itu Nampak memakai kaca mata. Lyan membalik foto itu dan dilihatnya sebuah tulisan.
“Ini hari pertamaku memakai kacamata, apa maksudnya ini?” kata Lyan.
“Ada apa?” Tanya Sita yang dari tadi sudah sibuk menyusun buku yang dijatuhkannya.
“Apa kamu kenal dia?” Lyan menunjukkan foto itu pada Sita.
Sita mengamati foto itu.
“Tidak, aku tidak kenal dia. Tapi latar foto itu bukannya rumah kosong yang itu ya?” Sita mengambil foto itu.
“Rumah kosong yang mana?” Lyan tidak mengerti apa yang dikatakan Sita.
“Apa kacamatamu itu tidak bisa melihat ini, ini kan rumah kosong di belakang sana” Sita menunjukan arahnya.
“Rumah itu” Lyan akhirnya mengerti.
“Aku selesai, ayo kita pulang” kata Sita.
Mereka berdua mengunci perpustakaan dan pulang. Saat di gerbang Lyan baru ingat jika ia meninggalkan sesuatu di kelas.

“Sita kamu tunggu di sini sebentar ya! Aku lupa bukuku masih di kelas” Lyan berlari pergi.
“Dasar ceroboh” kata Sita.

“Kamu Sita ya?” kata seseorang yang berdiri di samping gerbang.
“Ada apa?” Tanya Sita.

Lyan melihat bukunya masih berserakan di atas meja. Ia segera mengambilnya dan memasukkan ke dalam tas. Sebuah ketas jatuh dari dalam buku.

“Temanmu ada bersama kami sekarang, apa maksudnya ini?” kata Lyan membaca isinya.
Setelah selesai Lyan meninggalkan kelas itu. Sesampainya di gerbang Lyan tidak melihat Sita di sana. Ia mencari Sita di sekitar sana, namun tidak ada.
Lyan mengingat isi kertas yang ditemukannya tadi.
“Apa itu maksudnya Sita? Mereka mengambil Sita? Apa yang harus aku lakukan?” kata Lyan dan ia menangis.

Lyan melihat gadis di foto yang selama ini dicarinya, berdiri menatap Lyan. Lyan mendekati gadis itu, namun gadis itu pergi. Lyan terus mengikutinya, hingga Lyan sampai di belakang sekolah. Gadis itu melewati gerbang lama sekolah.
“Bagaimana gerbang ini terbuka? Aku tidak percaya di sini benar-benar ada jalan” kata Lyan.

Lyan melihat sebuah rumah kosong berada tepat di depannya. Rumah dengan pohon-pohon besar yang menutupinya. Langit senja menambah kesunyian dari rumah itu.

“Apa Sita berada di sini?” Tanya Lyan pada gadis yang membawanya ke rumah itu.
Gadis itu mempersilahkan Lyan untuk masuk. Lyan masuk ke rumah itu, ia melihat siswa-siswa berkacamata yang berkumpul di gerbang lama waktu itu.

“Apa yang kalian lakukan di sini? Di mana Sita?” Tanya Lyan pada orang-orang itu.
“Kamu pasti telah melihat gadis itu, saat ini dia butuh bantuanmu” kata salah seorang di antara mereka.
“Apa yang kalian katakan? Temanku kalian culik dan sekarang kalian memintaku membantu seseorang” ucap Lyan.
Gadis yang membawa Lyan ke rumah itu menampakan dirinya. Lyan sangat kaget melihat gadis itu, ternyata dia tidak hidup. Matanya kosong dan dia mengenakan seragam sekolah yang lusuh.
“Siapa dia?” Tanya Lyan ketakutan.
“Dia butuh bantuanmu, jika tidak kita semua akan dihantui dengan rupanya seperti itu” kata seorang siswa lainnya.
“Kenapa harus aku?” Tanya Lyan lagi
“Karena kamu berkacamata” jawab seseorang.
“Omong kosong apa ini” Lyan tidak juga mendengarkan perintah untuknya.

Hantu gadis itu semakin mendekat pada Lyan, sehingga Lyan makin ketakutan.
“Apa yang harus aku lakukan untukmu?” Lyan memalingkan wajahnya.
“Pakai ini!” tanpa bertanya lagi Lyan memakai kacamata yang diberikan gadis berkacamata.

Seketika Lyan masuk ke dalam dunia lima tahun lalu. Lyan melihat seorang gadis yang bernama Jihan pulang ke rumahnya sore itu. Rumah sederhana yang berada tepat di depan sekolahnya. Ibunya adalah penjaga sekolah itu. Ketika gadis itu sadar ia tidak bisa lagi melihat dengan jelas, ia meminta ibunya untuk membelikan kacamata. Ibunya berusaha kesar agar mendapatkan uang untuk membeli kacamata. Setelah mendapatkan apa yang diinginkannya Jihan, bersekolah dengan semangat. Ia bahkan terlihat sangat cantik dengan kacamata itu. Namun ada pihak yang tidak senang dengan kecantikan Jihan. Refa seorang gadis yang juga memakai kacamata menjadi iri dengan Jihan. Ia dan teman-temannya memiliki niat jahat pada Jihan.

Suatu hari Refa meminta Jihan agar mereka diajak ke rumah Jihan untuk mengerjakan tugas rumah bersama. Jihan senang dengan ajakan Refa. Sore setelah pulang sekolah mereka pergi ke rumah Jihan.
Jihan pergi ke dapur untuk mengambil minuman.

“Jihan boleh lihat kacamata kamu?” kata Refa. Jihan melepas kacamatanya dan memberikannya pada Refa, ia pun pergi.
Jihan kembali dengan membawa beberapa gelas teh manis.
“Jihan kita main di sungai yuk, udah lama ngak lihat air terjun” kata salah seorang teman Refa.
“Tapi hari udah mulai senja” ucap Jihan.
“Masih lama, ayo kita pergi” kata Refa. Melihat semua temannya pergi, Jihan mengikuti mereka.

Hingga senja datang, saat itu Jihan menyadari pengelihatannya mulai tidak jelas.
“Refa mana kacamataku tadi?” kata Jihan.
“Di rumah kamulah, ngapain juga aku bawa ke sini” ucap Refa.
Jihan meminta izin untuk pulang mengambil kacamatanya.
Karena berada di seberang sungai Jihan terpaksa harus menyeberang dulu.

Hari semakin gelap Jihan benar-benar tidak bisa melihat yang dipijakinya saat ini. Ketika sampai di bibir sungai Jihan tergelincir dan kedua mata menancap pada ranting pohon yang berada di dekat sungai. Jihan meninggal, Refa dan teman-temannya pergi dari tempat itu dengan membawa kacamata Jihan yang disembunyikannya.

Lyan sadar dari mimpinya.
“Lyan kamu berhasil. Apa yang diinginkan oleh gadis itu?” Tanya salah seorang siswa.
“Dia ingin kacamata ini diberikan pada ibunya yang telah bekerja keras untuk mendapatkan ini. Setelah itu selesai dia baru meninggalkan kita” kata Lyan.
“Toni, keluarkan Sita” kata siswa lain.
“Sita, kenapa kalian jahat sekali padanya” Tanya Lyan.
“Karena kami tahu hanya kamu yang bisa melakukan semua ini. Kami tidak ingin terus-terusan melihat hantu yang tidak bermata seperti itu”

Keesokan hari setelah pulang sekolah Lyan dan yang yang lainnya mengunjungi rumah ibu dari Jihan. Lyan menceritakan semuanya dan memberikan kacamata Jihan pada ibunya. Lyan meminta ibu itu agar kembali ke rumah lamanya, karena Jihan takut sendirian tinggal di sana.
Semua temannya kaget mendengar ucapan Lyan, termasuk Sita yang hampir pingsan.
“Terima kasih” ucap Jihan yang melihat dari bumi kematian.

Makna Sebuah Kejujuran
Makna Sebuah Kejujuran

Oleh Abd. Gani Isa
JUJUR adalah sebuah kata yang indah didengar, tetapi tidak seindah mengaplikasikan dalam keseharian. Tidak pula berlebihan, bila ada yang mengatakan “jujur” semakin langka dan terkubur, bahkan tidak lagi menarik bagi kebanyakan orang. Semua orang paham akan maknanya, tetapi begitu mudah mengabaikannya. Yang lebih berbahaya lagi adalah ada orang yang ingin dan selalu bersikap jujur, tapi mereka belum sepenuhnya tahu apa saja sikap yang termasuk kategori jujur.
Jujur tidaklah dimulai dari “warung kopi”, sebagaimana asumsi sementara orang, jujur sebuah nilai abstrak, sumbernya hati, bukan pada omongannya. Jadi “jujur” sebuah nilai kesadaran “imani”, dimulai dari suara hati, bukan di warung munculnya kejujuran. Kualitas imanlah yang dapat mengantarkan seseorang menjadi jujur. Kata jujur adalah kata yang digunakan untuk menyatakan sikap seseorang.
Jika ada seseorang berhadapan dengan sesuatu atau fenomena, maka orang itu akan memperoleh gambaran tentang sesuatu atau fenomena tersebut. Jika orang itu menceritakan informasi tentang gambaran tersebut kepada orang lain tanpa ada “perubahan” (sesuai dengan realitasnya) maka sikap yang seperti itulah yang disebut dengan jujur. Dengan kata lain seseorang dikatakan jujur, bila ucapannya sejalan dengan perbuatannya.
Jadi yang disebut dengan jujur adalah sebuah sikap yang selalu berupaya menyesuaikan atau mencocokkan antara Informasi dengan fenomena atau realitas. Dalam agama Islam sikap seperti inilah yang dinamakan shiddiq. Makanya jujur itu ber-nilai tak terhingga. Karena semua sikap yang baik selalu bersumber pada “kejujuran”. Merupakan suatu keindahan bila setiap individu bersikap jujur terhadap dirinya, pedagang senantiasa jujur dalam usaha dagangannya, demikian pula pemimpin yang jujur dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya.
Berkaitan dengan hal itu Rasulullah saw bersabda: “Hendaknya kalian berlaku jujur, karena sesungguhnya jujur itu menunjukkan kalian kepada kebajikan. Dan kebajikan itu menunjukkan kalian jalan ke surga.” (HR. Muslim)
 Jujur dan amanah
Jujur dapat diartikan bisa menjaga amanah. Jujur merupakan salah satu sifat manusia yang mulia, orang yang memiliki sifat jujur biasanya mendapat kepercayaan dari orang lain. Sudah tentu setiap kita sangat tidak menyukai orang-orang yang suka berbohong atau berdusta. Sifat jujur merupakan salah satu rahasia diri seseorang untuk menarik kepercayaan umum karena orang yang jujur senantiasa berusaha untuk menjaga amanah. Amanah secara etimologis (lughawi)  dalam bentuk mashdar dari (amina, amanatan) yang berarti jujur atau dapat dipercaya. Sedangkan dalam bahasa Indonesia amanah berarti pesan, perintah, keterangan atau wejangan Amanah, sesuatu yang berat karena harus menjaga dan merawat dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggungjawab titipan orang. Berhasil atau tidaknya suatu amanat sangat tergantung pada kejujuran orang yang memegang amanat tersebut. Jika orang yang memegang amanah adalah orang yang jujur maka amanah tersebut tidak akan terabaikan dan dapat terjaga atau terlaksana dengan baik. Begitu juga sebaliknya, jika amanah tersebut jatuh ke tangan orang yang tidak jujur, maka keselamatan amanah tersebut pasti tidak akan tertolong.
Dengan demikian, jujur dapat pula diartikan kehati-hatian diri seseorang dalam memegang amanah yang telah dipercayakan oleh orang lain kepada dirinya. Karena salah satu sifat terpenting yang harus dimiliki bagi orang yang akan diberi amanah adalah orang-orang yang memiliki kejujuran. Karena kejujuran merupakan sifat luhur yang harus dimiliki manusia. Orang yang memiliki kepribadian yang jujur, masuk dalam kategori orang yang pantas diberi amanah, karena orang semacam ini memegang teguh terhadap setiap apa yang ia yakini dan menjalankan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
Berbicara tentang orang-orang yang akan menentukan masa depan bangsa ini, tak lepas dari membicarakan masalah amanah. Di tengah berbagai konflik yang ada, mampukah mereka menjalankan amanah itu? Bila dilihat berdasarkan syariat, amanah ini pengertiannya sangat luas dan mendalam. Mulai dari “Menyimpan rahasia hingga menjalankan sesuatu yang menjadi perjanjian atau tugas yang dibebankan kepadanya”.
Amanah adalah akhlak dari para Nabi dan Rasul. Mereka adalah orang-orang yang paling baik dalam menjaga amanah. Tidak heran bila Rasulullah dikenal sebagai orang yang paling terpercaya, terutama dalam menjalankan amanah. Ada empat elemen penting dalam konsep amanah, yaitu: Menjaga hak Allah Swt; Menjaga hak sesama manusia; Menjauhkan dari sifat boros dan berlebihan, artinya amanah memang harus disampaikan dalam kondisi tepat, tidak ditambahi atau dikurangi; Mengandung sebuah pertanggungjawaban.
Karena orang yang jujur dan amanah, umumnya akan bertanggungjawab penuh atas segala yang diberikan atau dibebankan kepadanya maka pasti ia akan berusaha sekuat tenaga untuk menjalankan kewajibannya tersebut dengan sungguh-sungguh. Selain itu orang yang dalam lubuk hatinya mengalir darah kejujuran maka ia tidak akan menyakiti atau melukai perasaan orang lain. Dan karena itulah orang semacam ini pantas diberi amanah, dengan kejujurannya ia tidak akan  mengecewakan orang yang telah memberinya amanah.
Kejujuran adalah perhiasan orang berbudi mulia dan orang yang berilmu. Oleh sebab itu, sifat jujur sangat dianjurkan untuk dimiliki setiap umat Rasulullah saw. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt: “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya.” (QS. an-Nisa: 58). Dalam ayat lain Allah juga mengingatkan kita dengan firman-Nya: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul-Nya dan janganlah kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS. al-Anfal: 27).
 Memelihara amanah
Dari dua ayat tersebut dapat dipahami bahwa manusia, selain dapat berlaku tidak jujur terhadap dirinya dan orang lain, adakalanya berlaku tidak jujur juga kepada Allah dan Rasul-Nya. Maksud dari ketidakjujuran kepada Allah dan Rasul-Nya adalah tidak memenuhi perintah-Nya. Dengan demikian, sudah jelas bahwa kejujuran dalam memelihara amanah merupakan perintah Allah dan dipandang sebagai satu kebajikan bagi orang yang beriman.
Orang yang mempunyai sifat jujur akan dikagumi dan dihormati banyak orang. Karena orang yang jujur selalu dipercaya orang untuk mengerjakan suatu yang penting. Hal ini disebabkan orang yang memberi kepercayaan tersebut akan merasa aman dan tenang.
Jujur adalah sikap yang tidak mudah untuk dilakukan jika hati tidak benar-benar bersih. Namun sayangnya sifat yang luhur ini belakangan sangat jarang kita temui, kejujuran dan amanah, sekarang ini menjadi barang langka.
Saat ini kita membutuhkan teladan yang jujur, teladan yang bisa diberi amanah umat dan menjalankan amanah yang diberikan dengan jujur dan sebaik-baiknya. Dan teladan yang paling baik, yang patut dicontoh kejujurannya adalah manusia paling utama yaitu Rasulullah saw. Kejujuran adalah perhiasan Rasulullah saw. dan orang-orang yang berilmu.
Mari kita introspeksi masing-masing diri, jujurkah saya selama ini. Sudahkah amanah, saya sampaikan kepada yang berhak menerimanya, atau saya masuk dalam kelompok munafik (hipokrit), bahkan mengkhianati diri sendiri, Allah dan Rasul-Nya. Wallahu a’lam bis shawab.
Copyright © 2013 REAL ARTICEL